PENGARUH TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU PERTOLONGAN PERTAMA KECELAKAAN LALU LINTAS DI DESA SAMBIREJO, KECAMATAN WIROSARI
DOI:
https://doi.org/10.35270/d1m19m55Keywords:
Tingkat Pengetahuan, Perilaku, Pertolongan Pertama, Kecelakaan Lalu LintasAbstract
Latar belakang : DataKorps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia (Korlantas POLRI) menyatakan bahwa sepanjang tahun 2017 terjadi 103.228 kasus kecelakaan lalu lintas di Indonesia.Kecelakaan lalu lintas dapat menyebabkan berbagai cedera sampai kematian.Salah
satu faktor yang mempengaruhi banyaknya korban jiwa adalah pertolongan pertama yang dilakukan ditempat kejadian. Tujuan untuk menganalisa pengaruh tingkat pengetahuan
dengan perilaku pertolongan pertama kecelakaan lalu lintas di Desa Sambirejo, Kecamatan Wirosari.
Metodologi :Jenis penelitian ini adalah komparasi analitik dan menggunakan desain case control dengan pendekatan retrospective. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 38 warga diambil menggunakan nonprobability sampling dengan teknik purposive sampling.Teknik
pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Metode analisa menggunakan uji statistik chi square dengan tingkat kemaknaan 95% (α = 0,05).
Hasil :Hasil analisa uji chi square menunjukan p-value = 0,001 < 0,05 dan nilai OR (Odds Ratio) sebesar 5,524 (CI 95% = 2,038 – 14,968). Artinya ada pengaruh antara tingkat pengetahuan dengan perilaku pertolongan pertama kecelakaan lalu lintas di Desa Sambirejo, Kecamatan Wirosari.Nilai Odds Ratio menunjukan warga yang mempunyai tingkat
pengetahuan baik mempunyai kemungkinan 5,524 kali memberi pertolongan pertama kecelakaan lalu lintas dibandingkan dengan warga yang mempunyai tingkat pengetahuan kurang.
Kesimpulan :Terdapat pengaruh yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku pertolongan pertama kecelakaan lalu lintas di Desa Sambirejo, Kecamatan Wirosari.




