HUBUNGAN USIA DENGAN KEJADIAN STROKE DI RSU PKU MUHAMMADIYAH BANJARNEGARA
DOI:
https://doi.org/10.35270/j88y4g52Keywords:
Usia, StrokeAbstract
LatarBelakang :Stroke merupakan penyakit saraf yang paling menarik perhatian karena termasuk penyakit yang dapat menyebabkan kematian. stroke yang mendadak dapat mengakibatkan kematian, kecacatan fisik dan mental baik pada usia produktif maupun usia lanjut yaitu pada usia mulai 60 tahun, namun sekarang mulai usia 40 tahun seseorang sudah memiliki risiko stroke.
Tujuan :Tujuan dari penelitian ini adalah Hubungan Usia Dengan Kejadian Stroke di Rsu Pku Muhammadiyah Banjarnegara.
Metode :Jenis penelitian ini adalah Analitik korelasi yakni melakukan analisis dinamika kolerasi antara fenomena, baik antara faktor resiko dengan faktor efek. Pendekatan yang dilakukan dengan Cross Sectional yaitu penelitian untuk mempelajari dinamika kolerasi antara faktor-faktor resiko dengan efek, dengan cara pendekatan, observasi atau pengumpulan data secara bersama-sama.
Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 40 Responden yang diteliti. Responden yang berumur lebih dari 60 tahun sebanyak 25 responden, yang Stroke sebanyak 20 (80.0%) responden yang tidak Stroke sebanyak 5 (20%). Responden yang berumur kurang dari 60 tahun sebanyak 15 responden, yang Stroke sebanyak 5 (33.3%) responden yang tidak Stroke sebanyak 10 (66.7%). berdasarkan uji Pearson dapat digunakan dengan nilai p (0,000) < α (0,05), maka Ha diterima H0 ditolak. Dapat disimpulkan bahwa Terdapat Hubungan Usia Dengan Kejadian Stroke Di Rsu Pku Muhammadiyah Banjarnegara




